Palajaran “Goblok” dari Bob Sadino

6 Juli 2012 at 5:32 pm 4 komentar


Bob Sadino

Bob Sadino

Dikutip dari pembicaraan Ngalor – ngidul,

Special edition untuk Para Pengusaha,

Pasti juragan sekalian bingung dengan judulnya, ‘goblok’ kok dipelajari!
Coba dibaca dulu deh…

Bob Sadino terkenal dengan pengusaha yang ‘Nyleneh’ gaya dan pola pikirnya. Sejak dari jaman Soeharto, dia terkenal dengan ‘kostumnya’ yang selalu bercelana pendek. Begitulah cara Om Bob bertemu dengan semua presiden negeri ini.

Di kediamannya di kawasan Lebak Bulus sebesar 2 hektar, dia membuat kami pusing dengan statement-statement nya yang super Nyleneh. Misalnya dia tanya, “Menurutmu kebanyakan orang bisnis cari apa Jay?” Spontan kita jawab, “Cari untung om!” Kemudian Om Bob balik menjawab, “Kalo saya cari rugi!”

Dia menjelaskan, kalo bisnis cari untung, apa selamanya untung? Sama juga kalo bisnis cari rugi, apa selamanya rugi? Maknanya adalah, rugi tak perlu ditakuti. Bahkan karyawan Kemchicks (pabrik daging olahan) dan Kemfarms (exportir sayur dan buah) diijinkan untuk berbuat salah. Sampai-sampai ada karyawan yang pernah membuat kerugian US$ 5 juta dan masih bekerja sampai sekarang.

Goblok atau Pintar? Trus apa maknanya belajar ‘Goblok’?

Bukankah banyak orang pandai tapi tak berhasil dalam usaha atau bahkan melangkahpun tak berani.

Om Bob bilang, kalo orang ‘goblok’ itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat mulai usaha. Kalau orang pinter, menghitungnya ‘njlimet’, jadi nggak mulai-mulai usahanya.

Orang ‘goblok’ berbisnis tidak berfikir urutan, sedangkan orang pinter, berfikir urut. Orang pintar tidak percayaan dengan orang lain, jadi semuanya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada yang dapat menggantikan dirinya.

Nah, kalau orang ‘goblok’, dia akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya, untuk menjalankan usahanya.

Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untk menutupi kekurangannya. “Ehm, situasi ekonominya lagi down”, atau “Pemerintah nggak mendukung saya”, kata orang pintar.

Lain hal dengan orang ‘goblok’, jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang ‘belajar’.

Bahkan Om Bob juga mengatakan bahwa dia sebagai orang ‘goblok’ tidak melakukan perencanaan usaha, target ataupun mengenal cita-cita.

Namun sebaliknya, semua karyawannya harus memiliki target dan perencanaan. Buahnya, orang ‘goblok’ yang jadi bossnya orang pintar.

Itulah adilnya Tuhan menciptakan orang pintar dan orang ‘goblok’.

Masalahnya sekarang, siapa yang merasa pintar, siapa yang merasa goblok?
Trus, enakan mana jadi orang pintar atau orang ‘goblok’? Jika Anda semakin bingung dengan tulisan saya, artinya bagus, berarti Anda mulai….Goblok!

Kalau Anda emosi, berarti Anda pintar. Itu juga kata orang Om Bob lho..!

Filosofi ‘goblok’ Bob Sadino dia ibaratkan seperti air sungai yang sedang mengalir. Ketemu batu di depan, ya belok kanan atau belok kiri.
Namun seperti air di sungai, kitapun harus siap dikencingi, dibuangi sampah dan kotoran-kotoran yang lain. Jadi, pilih mana?

GOBLOK atau PINTAR?

“Pengusaha tak harus pintar dalam segala hal. Tapi harus pintar mencari orang pintar”

Iklan

Entry filed under: Tips Wirausaha. Tags: , , , , , .

Personal web Jenis Jenis Tipe Data Dalam Pemrograman Java

4 Komentar Add your own

  • 1. Afret Nobel, ST, mm, phd.  |  19 Juli 2012 pukul 6:57 am

    Saya pernah datang ke seminar yang ada om Bob nya. sama persis seperti ini yang beliau bilang. mantap dah.

    Balas
    • 2. adminsegi3  |  20 Juli 2012 pukul 9:29 pm

      @ Afret Nobel…
      wah beruntung banget bisa ikut seminar dengan om bob,, pastinya banyak ilmu yang bisa didapat….

      Balas
      • 3. Afret Nobel, ST, mm, phd.  |  24 Juli 2012 pukul 7:49 am

        yup. intinya Om Bob cuma 1; Action.

      • 4. Fleta  |  30 Mei 2017 pukul 12:27 pm

        Je ne pense pas que beaucoup de monde en ai grand chose à faire de toute façon de l’annulation de Hellcats…Sinon, je ferais bien les mêmes réflexions sur Secret circle et Hart of dixie.Par contre Ringer me tente beaucoup. Et pourtant je n’ai jamais vu Buffy. Mais je trouve le pitch particulièrement prometteur, et les trailers sont en plus extrêmement efficaces. Ce qui m’effraie un peu, c’est le traitement que va subir la série sur CW… je crains vraiment, qu’ils ne la “jeunisent” et &#2e20;débilis2nt⁙ un max pour coller davantage au public de la chaîne, alors qu’à la base la série a l’air plutôt sombre et adulte.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Hosting Gratis Lapak Instan

Sites Meters

free counters
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

%d blogger menyukai ini: