Melestarikan Batik Melalui Hansa Kreasi Batik

9 Desember 2012 at 3:30 pm 1 komentar


01 Oktober 2012

hansakreasi-340Semua produk usaha remaja putri ini bernuansa batik. Mulai dari baju, kain, sandal, tas, gantungan kunci, boneka, barang pecah belah dan sebagainya. Tak heran sih bila demikian. Sebab, gadis remaja bernama Al-Khansa Mujahidah itu memang ingin melestarikan batik melalui usaha yang dikelolanya. Wow!

Mencerminkan diri sendiri

Hansa Kreasi Batik resmi berdiri pada Maret 2012. Bukan tanpa sebab Khansa, begitu Al-Khanza Mujahidah akrab disapa, memilih nama itu untuk usahanya. Menurutnya, nama Hansa Kreasi Batik mencerminkan dirinya.

“Hansa” berasal dari namanya yakni Khansa. Sementara istilah kreasi batik menyimpan makna berkreasi semaksimal mungkin dengan batik. Menjual produk-produk bernuansa batik memang keinginan Khansa lho teman-teman. Sebab selain sangat menyukainya, remaja kelas 2 SMP itu juga ingin melestarikan batik melalui Hansa Kreasi Batik.

Grup Hansa Kreasi Batik

Grup Hansa Kreasi Batik

Titip Jual

Nah, dari mana Khansa memeroleh produk-produk yang dijualnya itu? Apakah ia memproduksinya sendiri? Dijelaskan oleh Khansa, produk-produk Hansa Kreasi Batik didapat dari saudaranya yang tinggal di luar kota. Baju batik untuk keluarga misalnya. Khansa mengambilnya dari saudara yang tinggal di Pekalongan dengan sistem titip jual atau konsinyasi.

Melalui sistem konsinyasi ini, Khansa bisa mengambil barang dengan jumlah yang telah disepakati. Kemudian setelah dijual dan ternyata ada barang sisa, ia tak harus mengeluarkan uang untuk membayarnya. Barang itu bisa langsung dikembalikan kepada saudaranya.

Harus sabar

Oh ya teman-teman, mengelola usaha itu tidaklah mudah lho. Apalagi saat melayani pembeli. Penjual harus ekstra sabar dalam melayani keinginan pembeli. Hal ini juga dialami oleh Khansa. Ketika pertama kali menggelar pameran di ajang Islamic Book Fair di Istora Senayan beberapa waktu lalu, Khansa ikut berjualan. Ia memeroleh banyak pertanyaan dari pengunjung yang mendatangi stannya. Dan dengan penuh kesabaran, Khansa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

“Jika penjual tak sabar, pembeli bisa saja kabur dan kehilangan minat terhadap barang dagangan kita. Jadi sebagai penjual, sebaiknya kita harus sabar dalam menghadapi pembeli yang mempunyai sifat dan karakter bermacam-macam,” jelas Khansa.

Dukungan dari ibu

Sebagai pelajar dan pengusaha, Khansa memeroleh dukungan dari beberapa pihak. Sang ibu merupakan salah satu orang yang mendukungnya. Ibunda Khansa, Ummu Masmu’ah, juga tak pernah lelah membimbing putrinya agar bisa sukses mengelola Hansa Kreasi Batik. Bukti dukungan dan bimbingan itu terlihat pada pemberian modal pada Khansa dan bantuan penjualan produk Hansa Kreasi Batik di toko milik bu Ummu.

Selain dari ibunda, dukungan untuk Khansa juga datang dari pihak sekolah. Sekolah School of Universe di Parung, Bogor, tempat Khansa menuntut ilmu turut mendukung dengan memberi izin khusus. Itu diterapkan bila Khansa harus mengikuti pameran atau kegiatan lain sehubungan dengan bisnisnya yang berlangsung lama. Khansa pun memakai kepercayaan yang diberikan pihak sekolah sebaik-baiknya.

Mendesain batik dan magang

Bagi Khansa, profesi entrepreneur yang kini sedang dilakoninya memberi banyak keuntungan. Salah satunya bisa membuka lapangan pekerjaan. Dengan Hansa Kreasi Batik, Khansa berkesempatan mempekerjakan 1 orang pegawai yang membantunya mengelola usaha. Pegawainya itu adalah kenalannya yang tinggal di lingkungan rumah dan menganggur karena tak cukup mampu secara ekonomi untuk melanjutkan studi. Khansa sangat senang bisa membantunya.

Presentasi Al-Khansa Mujahidah

Presentasi Al-Khansa Mujahidah

Grup Hansa Kreasi batik dengan juru bicaranya, Al-Khansa menjelaskan kepada dewan juri Kidpreneur Award 2012 tentang profil usahanya.

Untuk ke depannya, Khansa yang berhasil meraih Juara Harapan pada Kidpreneur Award 2012 itu telah memiliki business plan untuk Hansa Kreasi Batik. Ia ingin membuka toko sendiri dan mempunyai banyak cabang di seluruh Indonesia.

Khansa juga ingin mengembangkan toko online-nya yang selama ini masih dikelola oleh pegawai. Kelak, Khansa ingin bisa mengurus sendiri toko online itu sendiri dan juga memanfaatkan media sosial seperti Facebook serta Twitter supaya penjualannya lebih optimal.

Berkaitan dengan skill-nya, Khansa berencana mendalami batik lebih dalam lagi. Caranya dengan belajar segala hal seputar batik, mendesain batik hingga magang di Danar Hadi.

source : berani.co.id

 

Iklan

Entry filed under: Tips Wirausaha. Tags: , , , , , , , , , , .

Theme WordPress Super Keren Manfaat Shalat Tahajjud Ditinjau Dari segi Kesehatan

1 Komentar Add your own

  • 1. kain batik  |  6 September 2014 pukul 9:57 am

    Howdy I am so delighted I found your web site, I really found you by error, while I was browsing on Google for something else, Regardless I am here now and would just
    like to say kudos for a incredible post and a all round thrilling
    blog (I also love the theme/design), I don’t have time to read through it all at the moment but
    I have book-marked it and also added your RSS feeds,
    so when I have time I will be back to read much more,
    Please do keep up the great b.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Hosting Gratis Lapak Instan

Sites Meters

free counters
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

%d blogger menyukai ini: